 |
 |
 |
|
Tuesday, May 13, 2008
Ga tau kenapa, ahir-ahir ini atashi uda mulai ngerasai kebosenan.......entah itu masalah kuliah, benkyou, nihon, dll.............ahir-ahir ini ngerasa sibuk sendiri, perasaan ga ada waktu buat cuma sekedar istirahat doang.......hidup ini apakah aka semakin sibuk, apakah semakin bertambah usia kita semakin bertambah pula kesibukan kita??? apakah kita akan terus begini? apakah karena kesibukan yang jelas ini, atso akan kehilangan jati diri atsi? apakah atashi akan kehilangan semua yang atashi pengen......kian dewasa kian ga menentu...........akan jadi apakah diriku kelak, dan apakah atshi sudah cukup berusaha untuk mendapatkan bekal di hari kemudian??? apakah aku mampu?.........hkkehzzzzzzzhhh.........
Posted at 05:27 pm by 3ple_T
Monday, March 31, 2008
Assalamualaikum,
minna genki desu ka?
Hari ini hari senin, hari pertama ujian UTS. Tapi kenapa atashi dateng terlambat ke kampus. Untung dosennya dosen yang baik hati, jarang marah kalo atashi terlambat (walopun atashi terlambat hampir di setiap pertemuan). Padahal dari hari minggunya atashi udah pasang beker biar bangun jam 03.00 pagi. tapi ga tau kenapa tu beker ga kedengeran jadinya tidurku bablas ampe jam 05.30, bayangin coba yang harusnya atashi jam segitu udah berangkat, ini atashi malah baru bangun tidur. Ya Allah, mana blum ngafalin sama sekali..akhirnya kupasrahkan saja.....untungnya teteh yang dari cikampek ada di rumah, trus dianterin ama teteh ampe kapus deh hehehe...tapi tetep aja dianterin juga telat30 gara-gara michikomi desu.....
Tapi alhamdulillah, tadi uts dokai ama choukai umaku ikimashita. walopun ada soal choukai yang ragu dan ada jawaban dokkai yang salah...tapi daitai kotaeraremasu.....amin..mudah2an mata kuliah lain juga kaya gini (maksudnya ga usah ngafalin tapi umaku ikiru) hehehe....
udah dulu ah.....
wss...
Posted at 03:25 pm by 3ple_T
Thursday, March 13, 2008
Kehidupan Sekolah di Jepang
Assalamualaikum,
berikut ini adalah essay yang atashi buat yang bersumber dari buku-buku yang pernah atashi baca. Sebenernya essay ini atashi buat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah nihonshi and nihonjijo. Jadi mungkin banyak kesalahan di dalamnnya, secara gitu atashi belum pernah ke jepang, cuma baca-baca bukunya doang....hai, hajimemashou...
Sistem persekolahan di Jepang pada dasarnya meliputi sekolah dasar (enam tahun), sekolah menengah pertama (tiga tahun), sekolah menengah atas (tiga tahun) dan universitas (empat tahun). Sama halnya seperti di Indonesia, pendidikan yang bersifat wajib di Jepang hanya selama sembilan tahun, yaitu enam tahun di sekolah dasar dan tiga tahun di sekolah menengah. Hampir seluruh anak yang lulus sekolah menengah pertama meneruskan pendidikannya ke sekolah menengah atas. Untuk masuk sekolah menengah atas dan universitas, siswa harus mengikuti ujian masuk dulu. Di sekolah negeri, selama pendidikan wajib, para siswa bebas uang sekolah dan mendapat buku-buku pelajaran secara gratis. Mereka hanya dibebankan untuk membayar biaya makan siang dan uang ekstra kurikuler saja. Adapun mata pelajaran yang diberikan pada siswa di Jepang, khususnya mata pelajaran sekolah tingkat dasar yaitu meliputi bahasa Jepang, matematika, sains, ilmu sosial, musik, kerajinan tangan, pendidikan jasmani, dan ekonomi rumah tangga (yaitu mempelajari ketrampilan memasak dan menjahit yang sederhana). Ahir-ahir ini makin banyak sekolah dasar yang mulai memasukkan pelajaran bahasa Inggris ke dalam kurikulum sekolah mereka. Selain mata pelajaran yang telah disebutkan, para siswa juga mempelajari berbagai macam seni tradisional seperti seni kaligrafi(shodo) dan puisi(haiku). Kehidupan sekolah para siswa, selain mempelajari mata pelajaran yang telah dibahas di atas sekolah juga memiliki berbagai macam acara peringatan serta kebiasaan-kebiasaan yang berbeda apabila dibandingkan dengan kebiasaan sekolah dasar di Indonesia. Ada banyak event sekolah sepanjang tahun ajaran, seperti hari olahraga, yaitu hari bagi para siswa untuk bertanding dalam berbagai acara pertandingan, seperti tarik-tambang dan lomba estafet, piknik ke tempat-tempat bersejarah dsb. Juga ada berbagai festival seni dan budaya yang menampilkan tari-tarian serta berbagai pertunjukan lainnya oleh siswa. Para siswa dari kelas-kelas teratas dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas, juga mengikuti perjalanan wisata yang berlangsung beberapa hari ke kota-kota budaya yang penting seperti Kyoto dan Nara, resor bermain ski, dan tempat-tempat lain. Kebanyakan sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas mewajibkan para siswa untuk mengenakan pakaian seragam. Anak laki-laki memakai celana dan jaket dengan kerah berdiri, dan anak-anak perempuan mengenakan blazer dan rok. Tidak jauh dengan sekolah dasar di Indonesia, sekolah dasar di Jepang pun melakukan pembagian tugas yang terbagi ke dalam beberapa kelomok (pembagian anggota piket), biasanya tiap elompok memiliki tugas secara bergantian untuk membersihkan ruangan kelas, aula, pekarangan sekolah, dan lain-lain. Tetapi, disbanding dengan Indonesia, Jepang memiliki kyuukasho(system pembagian makan) pada siswa sekolah dasar. Sekolah menyediakan 'Pusat Penyediaan Pengadaan Makanan". Kelompok siswa pun memiliki tugas untuk berganian menjadi penjaga makanan/ pelayan makanan. Makan siang sekolah mencakup beraneka makanan sehat dan bergizi, dan para siswa dengan senang menanti tibanya waktu makan siang. Kegiatan anak sekolah lainnya di sekolah yaitu kegiatan klub. Hampir semua siswa sekolah menengah pertama ikut dalam kegiatan klub ekstra-kurikuler pilihan mereka, seperti ikut tim olahraga, grup musik atau seni, atau klub sains. Klub bisbol sangat populer di kalangan anak laki-laki di Jepang. Klub sepak bola juga makin populer sejak Jepang menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2002 bersama Republik Korea. Baik anak laki-laki maupun anak perempuan tertarik bergabung dalam klub judo, di mana mereka berlatih seni bela-diri tradisional ini. Mungkin mereka terilhami oleh banyak atlit judo Jepang yang hebat, baik pria maupun wanita, yang telah memenangkan medali pada Kejuaraan Dunia Judo dan Olimpiade. Klub olahraga yang populer lainnya adalah klub tenis, bola basket, senam, dan bola voli. Banyak pertandingan diadakan antar sekolah dan pada tingkat regional untuk masing-masing cabang olahraga, dengan demikian para siswa mendapat banyak kesempatan untuk bertanding. Sementara itu, di antara klub-klub kebudayaan, ada klub yang semakin populer, yaitu klub go. Go adalah permainan papan yang bersifat strategis, dimainkan dengan butiran batu pipih berwarna hitam dan putihKlub go ini menjadi semakin popular di kalangan anak-anak karena munculnya mangan mengenai go yang menggugah hati, sehingga anak-anak yang membacanya akan tertarik pada permainan go ini. Nama manga tersebut adalah "Hikaru no Go". Pilihan lainnya bagi siswa adalah mengikuti paduan suara dan klub seni. Klub brass-band, upacara minum teh, dan seni merangkai bunga, juga populer. Demikianlah kegiatan sebagian besar anak sekolah di Jepang, ada pun kegiatan diluar sekolah akan berbeda dengan yang telah dipaparkan saat ii. Biasanya untuk mengisi kegiatan di luar sekolah, para orang tua memasukkan anaknya untuk mengikuti les atau juku.
Posted at 09:27 pm by 3ple_T
Kaiwakai Katsudou ( curug cimahi )
Assalamualaikum, Ohishashiburi….. Ne, tanggal 09 Maret kemarin. Atashi ama temen-temen kaiwakai pada jalan-jalan ke Curug Cimahi. Tadinya sih tujuan ryokou nya bukan ke curug, tadinya tujuan ryokou nya tuh ke Kebun Stroberi. Tapi kata Dindun-san, kalo pergi ke sama selain bayar masuknya mahal, di sana pemandangannya kurang bagus. Trus ga bisa lama-lama ada di sana, ditambah lagi pohon stroberinya blum pada berbuah. Yah....zannen juga sih, tadinya uda siap-siap beli sroberi buat oleh-oleh okaasan di rumah -_-"... Atashi dateng ke kampus sekitar jam 8.40 trus mampir dulu ke hima. Eh, ternyata di hima ada Adit-san. Trus Adit-san nawarin latian kecapi, tapi atashi kan udah niat mau ryokou bareng anak kaiwakai makanya atashi balik nawarin Adit-san buat ikut ryouko bareng ama anak kaiwakai. Yey....ternyata Adit-san mau and jadinya malah ikut ryokou bareng-bareng (padahal katanya dia blum mandi fufufufu...) Trus, abis dari hima atashi ke kouen (tempat ngumpul). Di sana yang baru dateng Cuma beberapa orang, trus ga lama kemudian Marutani sensei dateng pake baju koko ( gagah banget). Trus, ga lama yang lainnya juga pada dateng. trus sekitar jam 10 lewat Takahiro-san juga dateng. Yup, semuanya udah lengkap, tinggal berangkat deh.............. Nyampe di Curug, ternyata kita dipecah jadi 4 kelompok. Per kelompoknya ada 3 orang. Kebetulan atashi jadi kelompok nomer4 ketuanya kaichou-san. Karena kita kebagian kelompok yang terakhir, jadinya kita jadi yang paling terakhir berangkat. Fufufu..karena kita cerdas juga, sambil nunggu yang lainnya kita futu-futu dulu....
Yup, ini dia kelompok 4. Nama kelompok kita namanya SOUKYUU KAIWA ICHI desu. Ketuanya kaichou-san (kang Yana), trus yang tengah Mita, and yang terakhir atashi. Kita lagi siap-siap mikirin yel-yel... Nah, pas giliran kelompok atashi berangkat and nyampe di pos satu. Kita ketemu kang Amri, di sana kita ditanya-tanya tentang kosakata yang beruhungan ama tema yang uda dikasih....kalo uda selesei baru deh boleh nerusin ke pos berikutnya. Nah di pos berikutnya ada kang Aip ama Marutani sensei. Di sana sensei, nanya-nanya tentang keadaan yang kira-kira terjadi sehubungan dengan tema yang dikasih ke kelompok kita (Wih sensei, jadi kaya keisatsusan sejati ^.^) Selesei di pos dua, kita langsung ke pos terakhir. Di sana kita harus main drama kira-kira durasinya 5 menit.
Drama nya aneh banget, apa lagi kaichou-san. Jadi keishatsu-san yang ga bertanggung jawab banget...hehehe... Abis drama selesei, semuanya mulai pada makan and buka bentou. Yang bawa bentou makannya sendiri, tapi buat yang ga bawa bentou Dindun-san masak buat yang ga bawa bawa bentou. Lucu banget, pas kita lagi makan eh, tiba-tiba ujan turun....kita yang lagi pada makan di ruang terbuka langsung pada panik nyelametin makanannya >0< tragis banget..ahirnya makan sambil riweuh megangin payung fufufu...
Selesei makan semuanya pergi solat. Karena atashi ama fica lagi ga solat, jadinya kita nungguin barang sambil futu-futu hehehe
Trus, fica pergi dulu sembentar katanya dia pengen shoubeng. Eh, pas atashi ditinggal sendiri, ujan turun lagi. Ya udah atashi duduk di atas tiker sambil pake payung. Pas lagi ngeliatin air and pemandangan sekitar sendiri, ternyata subhanallah Maha Suci Allah yang udah nyiptain alam yang kirei. Wangi pohon+ rumput_ tanah, suara aliran airnya juga bikin hati jadi nyaman banget...damai banget rasanya... Ga lama kemudian, Amri-sempai dateng, katanya duduknya pindah ke saung deket taki. Hohoho...di sana seru banget pas semuanya main pingpong....pada ketawa-ketawa gitu....Abis main pingpong, kita semua (kecuali sensei ama takahiro-san) pada nyamperin taki...wih......kirei banget taki nya....kalo bawa baju ganti atashi pengen nyemplung ke airnya trus main-main di bawah taki.....>O<....zannen ne....
Yah....abis main-main di air terjun, karena udah sore kita semua pulang deh. Ga disangka ga diduga ternyata perjalanan pulang begitu kurushii.........tangga nya itu loh....paaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnnjjjjaaaaaaaaaaanggggggggg pisan!!! Perasaan ga nyampe-nyampe...kaki udah pada pegel-pegel, badan udah susah diangkat....pokoknya kayak menaiki tangga tak beujung bo...kayaknya kalo tiap hari turun naik tangga itu, kita bisa langsing tanpa diet. Pas udah nyampe atas atashi ngeliat monyet lagi diem di atas genteng..hihihihi lucu banget....
Yosh.....semuanya udah diceritain dari awal sampe akhir. Kekyoku, kondo no ryokou w a tanoshikatta to omoimasu. 3gatsukokonoka no yasumi wa, ie de shukudai o shiyou to omotte ita kedo,ryokou ga attanode, ryokou shita hou ga ii to omoimashita. Hajimete taki o miru nante, atashi ni totte, sore wa ii keiken narimashita. Zehi, mou ichido hoka no tutsukushii taki o mitai desu. Bye bye.. Wassalamualaikum...
Posted at 09:03 pm by 3ple_T
Thursday, March 06, 2008
Assalamualaikum, Ne minna genki desu ka? Hari rabu, tanggal 5 Maret 08 atashi pergi ke seminar di SMA 3, buat penelitian tentang masalah soasial yang dialami para remaja baru-baru ini. Hehehe keliatannya gaya kan, dating ke seminar. Padahal atashi ke sana bareng temen-temen Cuma nyari resensi buat bkin tugas mata kuliah PLSBT. Yup, tugas kelompok kita kali ini disuruh obserfasi tentang masalah soasial yang terjadi di lingkungan masyarakat baru-baru ini. Maka dari itu, atashi ma temen-temen yang lain dating ke SMA 3 buat ngeliat seminar tentang dampak negative teknologi kamera 3G di kalangan remaja (acaranya diselenggarain ama Majalah HAI). Ceritanya lumayan seru, ternyata yang dating ke seminar itu anak-anak SMA semua, anak mahasiswanya Cuma kita ber7 doang, jadi srasa paling tua. Trus, ada kamerawati dari majalah Hai ngedeketin kita gitu and nanya-nanya tentaang alasan kita jauh-jauh dari UPI dating ke sini, ya trus kita jawab deh. Eh, ternyata onna itu minta tanggapan tentang seminar yang lagi mereka selenggarain. Ya udah akhirnya Rani, Wince, ama atashi bikin essay pendek di kertas selembar and ngasihin selembaran itu ke kamerawati itu. Trus mereka foto kita. Katanya foto and essaynya bakal di pajang di majalah Hai edisi berikiutnya. Waduh jadi dug-dug gan. Secara essay yang atashi bikin asal banget dang a mencerminkan mahasiswa gitu loh. Trus, foto dipampang lagi kan jadi malu. Trus, siangnya sebelum pulang kita cari makan dulu. Trus ajeng ngajak makan di pujasera. Di sana Teh Dwi ama Ajeng pesen tibel komplit, Wini pesen LUPA, Shela pesen soto ayam, Winda and Rani pesen rujak, atashi pesen karaage. Semua pesenan datengnya pada cepet, kecuali pesenan atshi ma pesenan wince. Kenapa atashi pesen karaage? Bukan karena pengen makan-makanan Jepang sendiri tentunya. Atshi pesen karaage karena kata kenalan yang pernah tinggal di Jepang (Sarip-san) katanya makanan yang paling dia suka makan di Jepang yaitu karaage. Makanya, atashi jadi penasaran gimana rasanya karaage. Dan setelah dicoba ternyata masih lebih enak nasi timbel komplit to omoimasu. Mungkin, kalo bisa di bilang makanan yang enak di Jepang tuh Cuma ramen ama sushi yang atashi pernah beli di chiwalk. Perasaan makanan Jepang yang pernah atashi rasaain semuanya pada kurang bumbu, kerasa hambar,ada yang ada rasanya, kerasanya aneh dan ga enak to omoimasu. Begitu pula kata orang Jepang (Marusei) katanya rasa sambel tuh begitu pedes, sensei bilang kayak gitu sambil mencibir, trus katanya masakan indonesia terlalu banyak bumbu. Ternyata memang selera tiap negara tuh beda. Jepang lidahnya terbiasa ama yanng hambar-hambar, sedang Indonesia terbiasa ama yang medok-medok. Tentu aja masing-masing selera punya kelebihan ama kekurangan masing. Kalo masakan yang hambar berarti itu menunjukan sedikitnya kadar MSG di dalem makanan, jadi makanan tetep sehat dan aman buat dikonsumsi, trus makanan medok emang punya cita rasa yang menggugah selera, rasanya dahsyat bo, bikin selera makan bertambah,tapi di lain pihak bumbu medok menandakan kadar MSG tinggi. Itu berarti makanan yang di konsumsi ga baik buat kesehatan. Yup, titik..kok jadi nyambung ke makanan sehat sih.  
O iya, atashi juga mau nyantumin sinopsis sebuah MOVIE judulnya LOVE COLLAGE alias renai shashin. ( Film ini atashi pinjem dari Shella, arigatou ne). Di liat dari judul bahasa Inggrisnya atashiliat kamus kalo arti collage itu berarti kertas. Jadi kalo diartiin love colagge artinya adalah kertas cinta. Tapi kalo diliat dari judul bahasa Jepangnya, RENAI SHASHIN artinya foto cinta. Jadi yang mana yang tepat? Kalo kata atshi sih lebih tepat kalo judulnya RENAI SHASHIN soalnya filmnya menceritakan tentang sepasang koibito yang suka foto-foto sesuatu, bukan cerita tentang kertas. Nah, pokoknya ceritanya lumayan menarik perhatian, apalagi yang jadi pemeran utamanya Ryoukou Hirose. Ceritanya, ada seorang laki-laki yang suka banget fotografi, dia kayaknya masuk semacem ekskull fotografi gitu. Trus, tiba-tiba dia ketemu ama seorang perempuan yang lincah banget ga mau diem. Nah...seiring berjalannya waktu, perempuan itu itu pengen belajar foto juga. Akhirnya hari-hari mereka berdua dihabisin buat foto-foto sesuatu yang menurut mereka menarik. Trus, suatu hari si perempuan dan laki-laki itu ikut lomba fotografi. Ternyata yang menang adalah foto hasil jepretan si perempuan yang baru belajar foto. Makannya, si laki-laki jadi marah dan kesel sendiri. Trus, ga lama kemudian mereka putus. Akhirnya si perempuan pindah ke Amerika Serikat, si perempuannya bilang kalo dia bakal terus nunggu si laki-laki itu sampai laki-laki itu jadi fotografer terkenal. Tapi apa mau di kata, 3 taun berjalan laki-laki itu bukannya jadi fotografer trerkenal malah dipejat dari pekerjaannya sebagai fotografer. Trus, tiba2 dia nerima surat dari perempuan itu, katanya datanglah ke New York. Tadinya dia ga mau pergi ke AS. Tapi, ternyata ada temen kuliahnya yang ngasih berita ke dia kalo mantan pacarnya itu udah meninggal dari satu tahun yang lalu. Laki-laki itu ga percaya, dia pengen mastiin, dan pergi ke AS. Ternyata bener, setelah dia dateng ke sana, ternyata mantan pacarnya udah meninggal karena dibunuh oleh temennya sendiri. Perempuan itu dibunuh karena ngerasa sirik ama bakat yang perempuan itu punya. Akhirnya, setelah memastikan bahwa mantan pacarnya ternyata telah meninggal, dia pulang ke Jepang. Di sanadia ketemu seorang klien yang beranggapan kalo dia itu Shizuru (nama perempuan yang dibunuh), pas pertama kali dipanggil Shizuru dia bilang dia bukan shizuru, tapi kemudian dia berfikir buat memakai nama Shizuru selamanya........The End. Gomen, kalo atashi kurang bisa ngedeskripsiin ceritanya dengan jelas. Maklum anak Bahasa Jepang. Struktur katany suka acak-acakkan. Yosh, korekara atashi, bunpouhyou o tsukuranakerebanaranai bunpou no shukudai o kakimasu. Dakara, nikki wa kore dake ni shimasu. Nakanaka nagai niki o kaita to omou n dakedo ^.^" fufufu, ne...kyou wa sukoshi osoku nemasu ka na...shukudai o shita ato, Dinisan kara karita Harry Potter o yomou to omoimasu kara ne....tonikaku (Arigatou Dini-chan, Harry Potter o kashite itadaite.) Jya, mata ne... Wassalamualaikum.
Posted at 03:16 pm by 3ple_T
|
|
 |
|
 |
 |
 |
Bismilahirrahman nirrahim....
dare datte sippai wa suru n da...
hazukashii koto jya nai...
keep trying the thing that i want to do and keep GAMBARIMASU.
Allah yang menentukan jalan hidupku, dan akulah yang bertugas menjalaninya sebaik mungkin semampu diriku.
Seperti air yang senantiasa bertasbih menuruti perintahNya
Seperti pohon yang ikhlas berdiri di suatu tempat berzikir untukNya
Semua benda, hewan, dan tumbuhan senantiasa berzikir untukNya
Begitu pun aku, aku ingin seperti benda-benda tersebut, senantiasa pasrah atas kehendaknya...apa pun yang kulakukan aku ingin agar Dia Ridha terhadapku.
Bangunku, tidurku, diamku, bicaraku, semua yang kulakukan aku ingin Dia tetap tersenyum padaku dan merahmatiku sebagai hambaNya yang setia
Oleh karena itu ya Tuhanku, sayangilah aku, jangan tinggalkan aku dalam kesesatan yang tak terlihat mata...ampunilah aku dan sayangilah aku ya Tuhanku..jadikanlah aku hambaMu yang setia dan pasrah menerima takdirMu. Aku ingin Kau sayangi ya Allah.
Ingatkanlah aku, bahwa suatu saat aku harus melaporkan "cerita kehidupanku" ini dihadapanMu dan mempertanggungjawakan segalanya tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Aku telah engkau beri tanggung jawab untuk mencari bekal dan bertaqwa padaMu ya Allah.
Maka dari itu, aku percaya bahwa di setiap usaha yang kulakukan Engkau yang akan menentukan hasilnya, aku hanya perlu berusaha dan berdoa.......
GAMBATTE IMASU!!!
TOMODACHI
tsubachi
|
 |
|